
PKB Jatim Sukses Gelar Muscab di 38 DPC, Teguhkan Konsolidasi dan Targetkan Kemenangan Berlipat
PKBJATIM.ID – Partai Kebangkitan Bangsa Jawa Timur melalui Dewan Pengurus Wilayah (DPW) sukses menyelenggarakan Musyawarah Cabang (Muscab) di 38 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Jawa Timur. Agenda lima tahunan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat struktur kepengurusan sekaligus merumuskan arah perjuangan politik ke depan.
Muscab dilaksanakan dalam dua gelombang, yakni pada 28-29 Maret 2026 dan 4-5 April 2026, dengan pelaksanaan serentak di berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur.
Sekretaris DPW PKB Jatim, Multazamudz Dzikri, menyampaikan bahwa Muscab menjadi ruang evaluasi sekaligus konsolidasi organisasi.
“Forum ini dimanfaatkan untuk mengevaluasi kinerja kepengurusan sebelumnya serta merumuskan program kerja yang lebih progresif ke depan,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).
Selain itu, Muscab juga menjadi ajang penjaringan bakal calon Ketua DPC melalui mekanisme internal partai, yakni Tim 7, dengan tetap mengakomodasi usulan dari peserta forum.
Tegaskan Arah Perjuangan dan Kemenangan PKB
Dalam sambutan pembukaan Muscab, Ketua DPW PKB Jatim Abdul Halim Iskandar menegaskan bahwa Muscab bukan sekadar pergantian kepengurusan, melainkan momentum strategis untuk memastikan kemenangan politik yang berlipat, berkemanfaatan, dan berkelanjutan.
Ia menekankan bahwa PKB harus tampil sebagai partai yang tidak hanya hadir dalam kontestasi elektoral, tetapi juga menjadi solusi nyata bagi masyarakat.
“PKB tidak boleh sekadar hadir di kertas suara. PKB harus menjadi jawaban bagi persoalan rakyat,” tegasnya.
Menurutnya, Muscab harus menjadi titik tolak penguatan ideologi partai (mabda’ siyasi), kaderisasi, serta soliditas organisasi dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.
Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya loyalitas kader, kerja keras, serta kepemimpinan yang tangguh, adaptif, dan solutif dalam menjawab berbagai persoalan sosial, mulai dari kemiskinan hingga ketimpangan.
“Muscab ini harus melahirkan kepemimpinan yang tidak cengeng, tetapi tangguh, inovatif, dan proaktif dalam mencari solusi bagi masyarakat,” imbuhnya.
Seleksi Ketat Calon Ketua DPC
Multazam menambahkan, nama-nama bakal calon Ketua DPC yang muncul dalam Muscab akan disaring melalui tahapan lanjutan berupa Uji Kompetensi dan Kelayakan (UKK).
Untuk tahap pertama, DPW PKB Jatim menggandeng Universitas Negeri Malang dalam pelaksanaan psikotes yang dijadwalkan pada 10-11 April 2026.
“Tahap pertama difokuskan pada aspek psikologis calon pemimpin, bekerja sama dengan tenaga profesional dari Fakultas Psikologi,” jelasnya.
Selanjutnya, peserta yang lolos akan mengikuti tahap kedua yang lebih mendalam, meliputi pemaparan visi, misi, serta penguatan loyalitas terhadap partai.
Ia menegaskan bahwa tidak semua nama yang muncul dalam Muscab dapat mengikuti UKK, karena proses seleksi dilakukan secara ketat sesuai mekanisme internal partai.
Perkuat Soliditas Menuju Agenda Politik
Keberhasilan pelaksanaan Muscab di 38 DPC ini menjadi bukti soliditas PKB Jawa Timur dalam menjaga ritme kaderisasi dan konsolidasi organisasi.
Dengan semangat “Bangkit, Solid, Menang”, PKB Jatim menargetkan lahirnya kepemimpinan cabang yang kuat, militan, dan mampu membawa partai meraih kemenangan politik yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Muscab 2026 pun diharapkan menjadi pijakan awal bagi PKB Jawa Timur untuk terus memperkuat peran sebagai partai kader sekaligus institusi layanan politik yang responsif dan solutif bagi kebutuhan rakyat.