PKBJATIM.ID – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa Jawa Timur kembali dipimpin oleh Abdul Halim Iskandar untuk periode 2026-2031. Sosok yang akrab disapa Gus Halim tersebut dipercaya menahkodai PKB Jawa Timur untuk keempat kalinya sebagai bentuk kesinambungan kepemimpinan dan penguatan konsolidasi partai di tingkat wilayah.
Kepercayaan tersebut diberikan setelah Gus Halim dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan yang telah ditetapkan, termasuk mengikuti tahapan fit and proper test yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB. Proses tersebut menjadi bagian dari mekanisme internal partai dalam memastikan kepemimpinan yang kredibel, berintegritas, dan memiliki visi kebangsaan yang selaras dengan garis perjuangan partai.
Dalam struktur kepengurusan terbaru DPW PKB Jawa Timur, Gus Halim didampingi oleh Multazamudz Dzikri sebagai Sekretaris dan Sholichul Umam sebagai Bendahara. Komposisi ini mencerminkan perpaduan antara pengalaman dan semangat generasi muda yang diharapkan mampu memperkuat soliditas organisasi serta memperluas basis perjuangan partai di tengah masyarakat.
Gus Halim menjelaskan bahwa penunjukan kader muda pada posisi sekretaris dan bendahara merupakan bentuk komitmen DPP PKB dalam memberikan ruang dan kesempatan kepada generasi muda untuk berkiprah di struktur strategis partai. Langkah tersebut, menurutnya, merupakan bagian dari upaya regenerasi kepemimpinan sekaligus penguatan energi organisasi.
“Salah satu ukuran energi besar itu terkait dengan kondisi yang ada pada masing-masing personil. Meskipun tidak selalu diukur dengan usia, tetapi energi bisa juga diukur dengan usia. Nah disinilah makanya kepengurusan DPW hari ini core-nya diisi oleh anak muda,” ujar Gus Halim pada Sabtu, 24 Januari 2025.
Anggota DPR RI tersebut menambahkan bahwa keterlibatan generasi muda tidak hanya pada posisi sekretaris dan bendahara. Sejumlah kader muda lainnya juga akan mengisi jajaran kepengurusan DPW PKB Jawa Timur dan akan dioptimalkan perannya dalam kerja-kerja politik dan pengabdian kepada masyarakat.
“Sebagian pengurus DPW juga banyak juga anak muda yang baru, yang akan kita optimalkan kerjanya tidak seperti yang sudah-sudah,” ungkapnya.
Lebih lanjut, cicit pendiri Nahdlatul Ulama KH Bisri Syansuri itu menegaskan bahwa ke depan PKB Jawa Timur akan menghadapi berbagai tantangan strategis yang telah ditargetkan oleh DPP PKB, terutama terkait peningkatan perolehan kursi di seluruh tingkatan pemilihan.
Selain target elektoral, DPP PKB juga menekankan pentingnya kaderisasi yang matang dan berkelanjutan. Hal tersebut dinilai krusial agar kader-kader PKB tidak hanya mampu memenangkan kontestasi politik, tetapi juga mampu mengelola pemerintahan secara profesional dan amanah demi kemaslahatan masyarakat.
“Sehingga apa yang menjadi cita DPP selalu dua, menang elektoral, menang election, dimanapun eventnya, dan mampu mengelola pemerintahan, mampu mengelola kemenangan untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat,” lanjutnya.
Sebagai penutup, Gus Halim menegaskan agar seluruh kader PKB Jawa Timur tidak pernah berhenti memperjuangkan kepentingan rakyat. Ia mengajak seluruh elemen partai untuk terus berada di garis perjuangan yang berpihak pada aspirasi masyarakat serta nilai-nilai demokrasi dan keadilan sosial.
“Oleh karena itu, kader-kader PKB saya harapkan untuk tidak berhenti untuk terus berjuang. Karena kita ada pada lini perjuangan yang sangat sesuai dengan apa yang diharapkan masyarakat Jawa Timur,” tegasnya.
Ia pun mengajak generasi muda Jawa Timur untuk bersama-sama membangun partai dan daerah menuju masa depan yang lebih baik.
“Dan saya mengajak kepada generasi muda Jawa Timur untuk bersama-sama PKB menuju Jawa Timur yang lebih,” pungkasnya.
