JAWA TIMUR – Dewan Koordinasi Wilayah (DKW) Panji Bangsa Jawa Timur resmi menggelar Sosialisasi Hasil Rakornas dan Pendidikan Instruktur Dikbar sebagai bagian dari penguatan struktur kaderisasi di tingkat daerah pada 28-30 November 2025. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memantapkan peran Panji Bangsa sebagai badan kaderisasi strategis partai PKB di Jawa Timur.

Struktur DKC Panji Bangsa Telah Terbentuk di 38 Kabupaten/Kota

Ketua DKW Panji Bangsa Jawa Timur, Multazamudz Dzikri, mengumumkan bahwa struktur kepengurusan Dewan Koordinasi Cabang (DKC) kini telah terbentuk di seluruh 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur. Langkah ini disebut sebagai fondasi penting untuk memperkuat jaringan kader dan pasukan di daerah.

Multazam menegaskan bahwa seluruh Ketua dan Sekretaris DKC wajib mengikuti Pendidikan Instruktur Dikbar sebelum mendapatkan Surat Keputusan (SK) Kepengurusan.

“DKW Panji Bangsa menginginkan Ketua dan Sekretaris DKC Panji Bangsa terlebih dulu mengikuti Pendidikan Instruktur sebelum di-SK,” tegasnya.

Menurutnya, kegiatan ini hanya diikuti oleh pengurus resmi DKW serta Ketua dan Sekretaris DKC. Peserta yang tidak termasuk dalam struktur resmi diminta untuk meninggalkan ruangan.

5.289 Pasukan Panji Bangsa Telah Lulus Pendidikan Badan Partai

Dalam laporan kaderisasi, DKW Panji Bangsa Jawa Timur menyampaikan bahwa sebanyak 5.289 pasukan Panji Bangsa telah dinyatakan lulus Pendidikan Badan Partai oleh Lembaga Kaderisasi Nasional. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan kekuatan kader di Jawa Timur.

Multazam menargetkan pertumbuhan pasukan baru secara konsisten setiap tahun.

“Kami menargetkan setiap tahun lahir minimal 5.000 pasukan baru yang tersebar di kota/kabupaten di Jawa Timur,” ungkapnya.

Dengan target ini, Panji Bangsa fokus pada perluasan basis kader, penguatan ideologi, dan konsolidasi struktur organisasi.

Menertibkan Barisan Panji Bangsa Menuju Kontestasi 2029

Dalam arahannya, Multazam menekankan pentingnya soliditas dan konsistensi kader Panji Bangsa dalam menghadapi kontestasi politik 2029. Menurutnya, kekompakan barisan menjadi faktor penentu kemenangan organisasi di seluruh daerah.

“Jika pasukan tegak lurus, 2029 kita akan memenangkan kontestasi di seluruh daerah di Jawa Timur,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh kader meneguhkan komitmen dan semangat pengabdian kepada bangsa serta memperkuat peran Panji Bangsa sebagai motor penggerak perubahan positif di Jawa Timur.

Penutup

Kegiatan Konsolidasi Organisasi dan Pendidikan Instruktur DKW Panji Bangsa Jawa Timur ini menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan struktur kepengurusan DKC di 38 kabupaten/kota, memperkuat kualitas pasukan, dan memantapkan barisan jelang agenda politik 2029.

Dengan terbentuknya struktur DKC dan meningkatnya jumlah pasukan terlatih, Panji Bangsa Jawa Timur semakin siap bergerak sebagai organisasi kader yang solid, terukur, dan terarah.