Peneguhan Nilai Kemanusiaan dan Penghormatan Tiga Pahlawan Nasional Asal Jawa Timur

Surabaya – 11 November 2025. Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) Jawa Timur menggelar Musyawarah Pimpinan Wilayah (Muspimwil) di Vasa Hotel Surabaya. Kegiatan ini dihadiri jajaran pengurus DPW, DPC se-Jawa Timur, badan otonom partai, dan ratusan kader PKB dari berbagai daerah.

Ketua DPW PKB Jawa Timur, Dr. (H.C.) Abdul Halim Iskandar (Gus Halim), membuka Muspimwil dengan menyampaikan rasa syukur atas penganugerahan gelar Pahlawan Nasional 2025 kepada tiga tokoh kebanggaan Jawa Timur:

  1. Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan, maestro keilmuan pesantren dan guru para pendiri Nahdlatul Ulama.
  2. KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Presiden RI ke-4, simbol demokrasi dan kemanusiaan.
  3. Marsinah, aktivis buruh perempuan yang gugur memperjuangkan hak-hak pekerja.

Gus Halim menegaskan bahwa ketiga tokoh tersebut memiliki kontribusi besar dalam membentuk nilai kemanusiaan, keadilan, dan kebangsaan yang menjadi fondasi perjuangan PKB.

Penguatan Nilai Kemanusiaan Sebagai Arah Perjuangan PKB

Dalam arahannya, Gus Halim menyebut bahwa nilai kemanusiaan adalah benang merah yang menyatukan perjuangan Syaikhona Kholil, Gus Dur, dan Marsinah. PKB sebagai partai yang lahir dari tradisi Nahdlatul Ulama berkewajiban meneruskan ajaran tersebut.

“Para kiai selalu mengedepankan kemanusiaan. Tidak melihat perbedaan apa pun selain bahwa manusia harus dimanusiakan,” ujar Gus Halim.

Komitmen PKB terhadap Kesejahteraan Buruh

Di hadapan peserta Muspimwil, Gus Halim menyoroti persoalan kesejahteraan buruh yang hingga kini masih menjadi tantangan nasional. Ia menegaskan komitmen PKB untuk memperjuangkan keadilan bagi pekerja, termasuk evaluasi terhadap sistem outsourcing yang dinilai merugikan buruh.

“PKB tidak akan pernah berhenti memperjuangkan kepastian nasib buruh. Itu amanah kemanusiaan,” tegasnya.

Revitalisasi Pesantren dan Arah Kebijakan Pendidikan

Gus Halim juga membahas komitmen PKB dalam mengawal kebijakan revitalisasi pesantren. Menurutnya, perhatian negara harus diberikan kepada seluruh lembaga pendidikan, dengan pesantren sebagai salah satu pilar yang membutuhkan penguatan.

Konsolidasi Organisasi dan Penegasan Arah Perjuangan

Melalui Muspimwil PKB Jawa Timur 2025, seluruh peserta sepakat memperkuat konsolidasi struktural dan meneguhkan PKB sebagai partai yang memperjuangkan kemanusiaan, keadilan sosial, dan nilai-nilai kebangsaan.

Acara ditutup dengan doa bersama untuk para Pahlawan Nasional serta pembacaan komitmen bersama kader PKB untuk terus membawa semangat perjuangan Syaikhona Kholil, Gus Dur, dan Marsinah dalam kerja-kerja politik di Jawa Timur dan Indonesia.