PKBJATIM.ID – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Timur menutup rangkaian kegiatan Safari Ramadan dengan menggelar peringatan Nuzulul Qur’an sekaligus konsolidasi kader di Surabaya, Jumat (13/3/2026).

Ketua DPW PKB Jatim yang akrab disapa Gus Halim menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi puncak dari rangkaian Safari Ramadan PKB Jawa Timur yang sebelumnya dilaksanakan di berbagai daerah. Selain memperingati Nuzulul Qur’an, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai ajang konsolidasi kader partai menjelang agenda politik ke depan.

“Penutupan dari seluruh rangkaian Safari Ramadan se-Jawa Timur kita lakukan dengan konsolidasi kader dan berbagi sembako sebanyak 26.000 paket yang sudah kita distribusikan kepada kader-kader PKB,” ujar Gus Halim.

Ia menambahkan, momentum tersebut juga menjadi kesempatan untuk mempertemukan para calon legislatif (caleg) yang dinilai memiliki kontribusi besar dalam mendulang suara bagi partai pada pemilu sebelumnya. Pertemuan ini sekaligus memperkuat soliditas serta komunikasi antar kader di berbagai tingkatan.

Selain kegiatan sosial dan konsolidasi politik, PKB Jawa Timur juga berupaya mendorong pemberdayaan ekonomi lokal, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar kantor DPW PKB Jatim.

Menurut Gus Halim, seluruh kebutuhan konsumsi dan bingkisan dalam kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an tersebut melibatkan pelaku UMKM setempat. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap penguatan ekonomi masyarakat.

“Kita juga memberdayakan UMKM. Bentuk konsumsi, bingkisan, dan lainnya malam ini kita hadirkan dari UMKM yang ada di sekitar kantor DPW,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Gus Halim juga menyampaikan pesan penting kepada para anggota legislatif PKB yang saat ini sedang menjabat agar tetap menjaga hubungan baik dengan konstituen. Ia menegaskan bahwa kedekatan dengan masyarakat merupakan kunci utama dalam menjaga kepercayaan publik.

Menurutnya, para kader yang saat ini duduk di parlemen harus terus merawat komunikasi dengan masyarakat di daerah pemilihannya. Hal tersebut penting agar kepercayaan publik terhadap PKB tetap terjaga sekaligus memperkuat basis dukungan partai di masa mendatang.

“Saya selalu mengatakan hati-hati. Kalau pemain inti yang sekarang ada di DPR tidak hati-hati dan tidak merawat konstituennya, bisa saja digulingkan oleh caleg potensial di bawahnya,” tegas Gus Halim.

Peringatan Nuzulul Qur’an yang digelar DPW PKB Jawa Timur tersebut juga dihadiri oleh para pengurus partai, anggota legislatif, serta kader dari berbagai daerah di Jawa Timur. Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat nilai spiritual sekaligus mempererat soliditas kader dalam mengabdi kepada masyarakat.

Melalui kegiatan sosial, penguatan kaderisasi, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat, PKB Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Momentum Ramadan dimaknai tidak hanya sebagai ibadah spiritual, tetapi juga sebagai kesempatan memperkuat solidaritas sosial dan kepedulian terhadap sesama.